Tips Bagaimana Merawat Anak Kucing Tanpa Kehadiran Sang Induk

Tips Bagaimana Merawat Anak Kucing

Memiliki bayi kucing, baik anda mendapatkannya dari orang lain atau induknya meninggal, tentunya membuat anda bertanya-tanya bagaimana cara yang baik untuk merawatnya. Pada dasarnya bayi kucing tidak bisa hidup tanpa induknya.Akan tetapi, ada saran untuk anak kucing yang bisa anda ambil untuk membesarkan anak kucing sendiri tanpa kehadiran induknya.Tentunya dibutuhkan perhatian lebih untuk melakukannya. Oleh karena itu, berilah kami kesempatan untuk menjelaskan apa yang perlu anda lakukan di bawah ini. Perhatikan baik-baik dan pelajari sarannya dengan benar.

  1. Berikan Asupan Susu Dengan Botol Khusus

Aturan pertama dalam memelihara bayi kucing adalah memberinya asupan susu yang cukup. Tanpa induknya, tentunya hal ini tidaklah mungkin. Akan tetapi, sebagai alternatif, anda bisa membeli susu bubuk untuk kucing di toko hewan. Formula susu ini memiliki komposisi yang sama dengan susu dari induk kucing. Belilah bersama botol susu khusus untuk kucing. Pastikan anda tahu benar dosis yang diperlukan untuk membuatnya.Setelah anda pelajari dengan benar, buatlah dan susukan formula tersebut dengan botolnya pada bayi kucing anda.

  1. Ajaklah Anak Kucing Anda Bersendawa Kecil

Untuk menunjukkan perhatian anda pada si anak kucing, anda perlu menghabiskan waktu bersamanya dan mengajaknya bersendawa.Tips merawat anak kucing yang kami sarankan di sini adalah dengan hanya memegangnya atau meletakkannya pada bahu anda.Selain itu, anda juga bisa meletakkannya di salah satu telapak tangan anda dan gunakan tangan yang satunya untuk mengusap atau menepuk kepala dan punggung anak kucing anda secara perlahan.Bagaimanapun juga bayi hewan seperti kucing membutuhkan perhatian.

  1. Buat Anak Kucing Tahu Bagaimana Buang Air

Bayi kucing tidaklah lahir dengan tahu bagaimana cara buang air. Karena itulah, induk kucing sering menjilat bagian bawah tubuhnya sebelum dan sesudah makan untuk merangsang anaknya untuk buang air.Apabila tidak ada induknya, saran untuk anak kucing yang bisa anda lakukan di sini adalah dengan membersihkan bagian bawahnya dengan menggunakan handuk atau kain kasa yang telah direndam air hangat. Letakkan anak kucing pada kotak pasir dan basuh bagian bawahnya hingga ia tahu bagaimana buang air. Bersihkan mereka setelahnya.

  1. Pastikan Jadwal Makan Anak Kucing Anda Benar

Anak kucing memiliki jadwal makan pada umumnya yang perlu anda ketahui.Salah satu saran mengurus kucing adalah dengan memastikan anak kucing anda memiliki jadwal makan yang benar. Bayi kucing yang baru saja lahir hingga berumur 2 minggu memerlukan makan setiap dua hingga tiga jam sekali. Setelah 2 minggu berlalu, pola makan mereka dapat diganti menjadi setiap tiga sampai empat jam sekali ketika siang hari dan enam jam sekali pada malam hari. Dengan pola makan yang baik tentunya si bayi kucing akan tumbuh dengan sehat.

  1. Bantu Anak Kucing Mengatur Suhu Tubuh Mereka

Banyak hal yang tidak bisa anak kucing lakukan ketika mereka baru saja lahir.Hal ini termasuk mengatur suhu tubuh mereka sendiri. Umumnya, mereka akan saling bergelung pada induknya selama 2 minggu setelah dilahirkan. Apabila tidak ada induknya, anda dapat menggunakan penghangat khusus untuk anak kucing atau anjing.Pastikan untuk tidak menggunakannya secara langsung agar tidak kepanasan.Tips mengurus bayi kucing ini bisa diikuti sampai anak kucing terlihat sudah dapat mengatur suhu tubuhnya dengan sendirinya.

  1. Periksa Suhu Tubuh Anak Kucing Secara Teratur

Karena anak kucing belum dapat mengatur suhu tubuhnya sendiri dan jika tidak memiliki induk untuk bergelung, maka ia akan dengan mudah merasa kedinginan. Dalam kasus ini, saran untuk anak kucing adalah dengan memeriksa suhu tubuh mereka secara teratur.Peganglah telinga dan kaki-kaki si anak kucing.Jika terasa dingin, anda perlu mencarikannya penghangat untuk digunakan.Akan tetapi, bila mulutnya dingin, anda perlu dengan segera memeriksakannya ke dokter hewan.Mulut yang dingin berarti suhu tubuh terlalu rendah dan bahkan dapat mengancam nyawa si anak kucing.

Sharing is caring!