Ini Dia Tips Agar Aki Motor Anda Lebih Awet Meski Sudah Digunakan Bertahun-tahun

Tips Agar Aki Motor Anda Lebih Awet

Sarana transportasi pribadi seperti mobil dan motor pastinya sering Anda gunakan untuk menemani Anda bepergian kemanapun. Apalagi jika Anda merupakan orang yang banyak menghabiskan waktu di jalan, mobil dan motor pribadi Anda bisa menjadi tempat kedua setelah rumah sebagai tempat Anda lebih banyak menghabiskan waktu. Padahal dalam komponen yang membentuk sistem transportasi terdapat banyak spare part yang memiliki umur pemakaian seperti AKI. Pada aki motor contohnya, juga memiliki usia pakai yang apabila sudah melewati batas usia pakai tersebut aki akan menjadi mati atau tidak bisa digunakan maupun di strum kembali.

Seringnya penggunaan motor akan mengakibatkan spare part di dalamnya termasuk Aki mengurangi masa pakainya sesuai dengan durasi pemakaian Anda dan cara Anda menggunakannya. Namun pada spare part kecil, masa pakai bukan tergantung berapa lama kendaraan berjalan namun seberapa sering spare part tersebut digunakan. Pada contoh AKI maka usia pakainya akan bergantung dengan banyaknya Anda menstarter motor Anda secara otomatis dan bukan pada jarak yang sudah ditempuh kendaraan. Begitu pula dengan spare part lain yang memiliki fungsinya sendiri-sendiri. Karenanya waktu pergantian spare part menjadi berbeda-beda sesuai dengan usia pakai masing-masing.

Meski begitu, ada cara-cara yang bisa dilakukan pemilik motor untuk menambah keawetan atau mengurangi jumlah pemakaian spare part sehingga waktu pergantiannya menjadi lebih panjang. Berikut ini adalah tips yang bisa Anda gunakan untuk menghemat pemakaian aki sehingga bisa memperpanjang usia pakainya:

  • Batasi penggunaan aksesoris yang memerlukan kelistrikan.

Anak muda biasanya sering menambahkan aksesoris pada motor seperti lampu tambahan, lampu hias pada nomor kendaraan hingga audio baru. Semua aksesoris yang membutuhkan listrik akan cepat menghabiskan masa pakai aki motor Anda sehingga sebisa mungkin dihindari.

  • Hindari penggunaan starter elektrik saat mengalami mogok.

Ketika motor tiba-tiba mati dan starter elektrik tidak bisa menyalakan mesin kembali, gunakan starter manual dengan engkel. Hindari memaksa mencoba menyalakan mesin dengan starter elektrik karena bisa membuat aki cepat rusak dan membutuhkan asupan listrik yang lebih besar.

  • Panasi motor setiap hari.

Di pagi hari biasakan untuk melakukan pemanasan mesin motor dengan cara menstarter manual motor Anda. Biarkan selama 15 menit agar mesin panas baru dimatikan. Hal ini selain agar mesin selalu siap sedia ketika kapan saja Anda membutuhkannya juga dimaksudkan agar aki terisi.

  • Matikan lampu dan kelistrikan lain sebelum mematikan motor.

Matikan terlebih dahulu, lampu atau perangkat lain sebelum Anda mematikan motor sehingga ketika dinyalakan kembali, aki tidak bekerja terlalu keras karena langsung menyalakan lampu dan perangkat kelistrikan lain yang tidak Anda matikan.

  • Periksa tangki Aki.

Aki memiliki cairan yang menjadi sumber listrik. Cairan tersebut terdapat dalam tangki aki dimana seharusnya kedap udara. Periksa apakah tangki aki menetes yang menandakan adanya kebocoran. Tangki yang bocor bisa berakibat kebutuhan strum dan isi air aki yang lebih sering dari pada kebutuhan normal.

Selain dari cara-cara penghematan di atas, membeli aki motor dari merk yang berkualitas juga bisa menjadi jaminan keawetan aki. Anda bisa memilih merk aki yang dipercayai kemudian membelinya secara online melalui situs belanja online terpercaya ataupun langsung mengunjungi toko aki terdekat. Mintalah garansi pada penjualnya apalagi jika Anda membeli aki bekas yang sekarang ini sedang trend diperjualbelikan untuk harga aki yang lebih terjangkau.

Sharing is caring!